Soromandi, 21 Mei 2026 — Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Soromandi menggelar kegiatan Diklat Teknik Pembuatan dan Penilaian Video Pembelajaran Mendalam dan Video Konten Kreatif Guru, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di PGRI Cabang Soromandi dan dipusatkan di SMP Negeri 6 Soromandi dengan melibatkan sebanyak 60 guru anggota PGRI se-Kecamatan Soromandi.
Kegiatan diawali dengan pengantar dari Ketua PGRI Cabang Soromandi, Syahnan, S.Pd. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi pembelajaran agar mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital yang terus berkembang.
Diklat tersebut kemudian dibuka secara resmi oleh Koordinator Wilayah Dikbudpora Kecamatan Soromandi. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada PGRI Cabang Soromandi atas inisiatif menghadirkan pelatihan yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan guru saat ini, terutama dalam pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi.
Menurutnya, kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus mampu menyajikan pembelajaran yang menarik, kreatif, dan mudah dipahami peserta didik.
baca Juga : PC PGRI Soromandi Adakan Bimtek Konten Kreatif dan Video Pembelajaran Mendalam pada 21 Mei 2026
Pada kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber Mulyadi, S.Pd., M.Pd. yang menyampaikan materi tentang teknik mendesain pembelajaran mendalam serta pembuatan video pembelajaran kreatif menggunakan aplikasi CapCut dan Canva. Materi yang diberikan mencakup konsep penyusunan konten pembelajaran yang efektif, teknik editing video, hingga metode penilaian terhadap video pembelajaran yang dibuat guru.
Ketua PGRI Cabang Soromandi, Syahnan, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain pembelajaran mendalam sekaligus meningkatkan keterampilan guru dalam membuat video kreatif sebagai media pembelajaran inovatif.
“Melalui kegiatan ini diharapkan guru mampu menghasilkan media pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan saat ini,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian diklat. Selain memperoleh materi teori, peserta juga diberikan kesempatan praktik langsung membuat video pembelajaran menggunakan aplikasi CapCut dengan pendampingan dari narasumber. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah, khususnya dalam penerapan pembelajaran berbasis teknologi dan penguatan kreativitas guru di Kecamatan Soromandi.














Leave a Reply