Ketua PGRI Kabupaten Bima Perkuat Sinergi dengan Pemkab, Dorong Digitalisasi dan Peningkatan Kompetensi Guru

*Bima* – Ketua PGRI Kabupaten Bima, Adhar M. Nur, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah daerah melalui program penyelarasan dengan Pemerintah Kabupaten Bima. Program tersebut difokuskan pada upaya mendekatkan pelayanan kepada guru sekaligus mendorong pengembangan kompetensi, khususnya dalam bidang digitalisasi pendidikan guna menghadapi tantangan dunia global yang semakin dinamis.

Dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan PGRI Kabupaten Bima, Adhar M. Nur menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan harus dimulai dari penguatan kapasitas guru. Oleh karena itu, PGRI hadir tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai wadah yang aktif memfasilitasi pengembangan kompetensi guru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan transformasi pendidikan.

Menurutnya, digitalisasi pendidikan merupakan salah satu kunci penting dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan zaman. Guru dituntut memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran, pengelolaan administrasi pendidikan, hingga pengembangan inovasi pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas peserta didik.

Di hadapan para guru di Kecamatan Ambalawi, Adhar M. Nur menyampaikan bahwa Ambalawi menjadi salah satu kecamatan pertama yang dipilih PGRI Kabupaten Bima untuk melaksanakan kegiatan pengembangan kompetensi guru berbasis digital.

“Kecamatan Ambalawi menjadi salah satu lokasi awal pelaksanaan program ini. Ke depan, kami akan mengunjungi seluruh kecamatan di Kabupaten Bima agar kehadiran PGRI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para guru. Kami ingin memastikan bahwa pelayanan organisasi semakin dekat dan mampu menjawab kebutuhan anggota,” ujarnya.

Wakil Ketua I PGRI Kabupaten Bima, Dae Elo, yang akrab disapa Dae Elo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Adhar M. Nur yang dinilainya membawa semangat baru bagi organisasi.

“Dalam sejarah PGRI Kabupaten Bima, baru pada masa kepemimpinan ketua yang sekarang ini kami melihat antusiasme yang begitu tinggi dalam mendekatkan pelayanan kepada guru. Beliau secara aktif memfasilitasi berbagai program pengembangan kompetensi guru dan membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan anggota,” ujarnya.

Dae Elo menambahkan bahwa meskipun baru lebih dari satu bulan sejak dilantik, Adhar M. Nur telah menunjukkan progres kerja yang nyata dan sikap kepemimpinan yang positif. Menurutnya, Ketua PGRI Kabupaten Bima tidak hanya mendengarkan berbagai keluhan yang disampaikan guru, tetapi juga hadir memberikan solusi konkret serta turun langsung melakukan advokasi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik.

“Pak Ketua PGRI tidak hanya menerima laporan dan keluhan, tetapi juga langsung bergerak memberikan pendampingan. Mulai dari pendampingan hukum, advokasi terhadap kasus pemblokiran gaji guru oleh pihak perbankan, hingga berbagai persoalan lain yang berkaitan dengan hak dan kesejahteraan guru. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat dirasakan manfaatnya oleh para guru,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dae Elo menegaskan bahwa Adhar M. Nur memiliki pemahaman yang kuat terhadap tantangan global yang dihadapi dunia pendidikan saat ini. Karena itu, berbagai program yang dijalankan PGRI Kabupaten Bima diarahkan untuk memperkuat kompetensi guru dalam bidang teknologi dan digitalisasi pendidikan.

“Beliau sangat memahami tantangan global yang semakin kompleks. Oleh sebab itu, penguatan kompetensi digital guru menjadi salah satu prioritas utama. Pentingnya digitalisasi pendidikan dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dibuktikan melalui berbagai kegiatan yang saat ini sedang kita rasakan dan ikuti bersama,” katanya.

Melalui sinergi yang terus dibangun dengan Pemerintah Kabupaten Bima, PGRI Kabupaten Bima diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas guru dan pendidikan daerah. Langkah-langkah yang dilakukan saat ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tuntutan perkembangan global di masa depan.

Dengan pendekatan pelayanan yang lebih dekat kepada guru, penguatan advokasi, serta komitmen terhadap pengembangan kompetensi digital, kepemimpinan Adhar M. Nur dinilai membawa harapan baru bagi kemajuan organisasi dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bima. Berbagai program yang mulai dijalankan menunjukkan bahwa PGRI Kabupaten Bima tidak hanya hadir sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai mitra yang siap memperjuangkan kepentingan guru sekaligus mendorong lahirnya pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global. Dalam kegiatan hadir sebagai mentor Utama PGRI Kab. Bima Bapak Azhar Ismail, S.Pd dengan tema TRANSFORMASI DIGITAL “MODERNISASI RUMAH PENDIDIKAN, RUANG GTK VIA PID, CANVA DAN WAYGROUND sangat mendukung guru dalam mendukung kompetensi mengajar.

Galery Kegiatan PGRI Selasa Menyapa Ambalawi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *